Friday, March 22, 2013

Mencari Burung Kacer Berdada Putih

Burung Kacer yang berdada putih merupakan burung Kacer yang saat ini banyak sekali memenangkan perlobaan dibandingkan dengan Burung Kacer yang hitam (biasa disebut Burung Kacer Jawa), hal ini tentunya karena memang kacer dada putih lebih fighter dibandingkan kacer hitam sehingga kacer dada putih sering mendominasi diberbagai lapangan perlombaan.  Diberbagai lomba kicau burung, kelas burung kacer ini merupakan kelas yang banyak diminati sehingga tiketnya lebih dulu habis. Bahkan panitia lomba atau EO sebagai pihak telah paham betul dalam menggelar lomba- lomba kecil mulai dari tingkat latber pun sangat berani hingga membuka sampai dua kelas lomba, kalau even lombanya sedikit lebih besar berani hingga membuka sampai tiga kelas.

Informasi dari sejumlah Kicaumania mempunyai ilmu tersendiri untuk mengetahui cirri-ciri  fisik yang bisa dijadikan pedoman atau memilih apakah Burung KacerDada Putih tersebut memiliki potensi untuk mampu bertanding di ajang perlombaan. Berikut tips penting yang bisa dijadikan dasar untuk mencari burung kacer yang berani tanding dan bersuara hebat.

Burung Kacer yang Fighter dan menjadi juara biasanya mempunyai tanda-tanda atau cirri fisik antara lain :  bulunya hamper semuanya kelihatan kering, tampak mengkilat dan bersih, memiliki mata yang sangat melotot seperti mau keluar dari kelopak matanya. Jadi burung tersebut kelihatan garang sekali, lebih awas dalam melihat kesekitarnya, sehingga bila ada Burung Kacer dada putih dimana matanya kurang melotot atau kelihatan agak lembut/kalem biasanya burung tersebut kurang fighter.


Ciri fisik lainnya adalah memiliki paruh yang lurus, panjang belahannya bisa sampai kebelakang atau hamper ke bagian leher/tenggorokan atau yang hamper di bagian bawah mata. Bila burung tersebut berciri seperti itu biasanya akan mempunyai volume kicau yang hebat karena paruhnya bisa membuka hingga sangat lebar. Sedangkan untuk postur badan biasanya kecil dan memanjang serta bagian ekornya tidak membuka melainkan mengumpul.

0 comments

Post a Comment